Guru yang Hebat

Setelah melihat salah satu iklan Calon Presiden Indonesia, Saya termenung sejenak dan memikirkan kata-kata yang ditulis dalam iklan tersebut. Salah satunya adalah kalimat berikut: “Kita ingin pemimpin yang bersih, tapi siapkah kita dipimpin menjadi bersih.” Setelah itu saya langsung terpikirkan dengan sosok seorang guru yang hebat. Nah ini yang saya dapat simpulkan.

Untuk menjadi guru yang hebat, kita harus menjadi:

1. Guru adalah orang yang dapat merubah perilaku siswanya. Karena guru yang hebat bukanlah guru yang punya perilaku baik, namun guru yang dapat merubah siswanya menjadi baik. (dengan kata lain, buat apa guru yang baik kalau siswanya masih nakal.)

2. Guru yang dapat merubah siswanya menjadi pintar. Karena guru yang hebat bukanlah guru yang pintar sendiri, namun siswanya masih bodoh. (dengan kata lain, buat apa guru pintar kalau dia tidak dapat menjelaskan dengan baik dan membuat anaknya pintar.)

Setelah membaca tulisan ini, Ayo kita menjadi guru yang hebat. Yaitu guru yang dapat mengubah siswa kita menjadi lebih baik.


Save your Tears!!!

Taken from

Don’t show your sadness by your tears and don’t ask for a pity from other people…

Because they cannot give you anything…

Save your tears only for your God… Tell him whatever you feel and ask everything you want…
He will never make you disappointed…

A New Tip to Get Good Employees

Accepting an applicant to be your employee in your company can be a difficult if you don’t know the way to decide. If you have good employees in your team, it will give you so much income and assist to your company growth. Otherwise, if you have bad employee in your team, your company will not run well or, the worst, can be collapsed.

In my opinion, there are two kinds of people in this world.

1. Positive Person: A person who has good attitude, big dream, big passion, optimistic, grateful, highly-motivated, open-minded, friendly, brave, and personally-attracted.

2. Negative Person: A person who has bad attitude, low-motivated, pessimistic, close-minded, small dream, always complaining, coward, etc.

I do believe a good employee should meet the characteristic of positive person because such negative person will only give you so much burden in your company. Therefore, I try to give the new and alternative way to decide whether  your perspective is a positive person or not.

The new way is by observing their social media account:

1. Require the Social media account in the job vacancy.

2. Observe your applicants’ social media such as (facebook or twitter)

3. See how they express themselves and how they communicate to others.

4. Observe what they talk. If they talk about good-deeds, motivation, and solution, they belong to positive persons. In contrast, Your applicants have good points if they like to blame, complain, criticize, and say dirty words.

Sukses itu kuas…

Sukses itu kuasa Allah… Biar Dia yang menentukan apa yang terbaik buat kita…
Tugas kita hanya (5b) berpikir, berusaha, berusaha, berusaha, dan berdo’a
Berpikir menentukan target dan tujuan…
Usaha yang all out,.. (usahanya dibanyakin)
Berdo’a yang poool…