Solusi Jitu agar Siswa selalu Mendengarkan Kita (sebagai Guru)!

Riko Arfiyantama

Sebagai guru, kita mungkin sudah bosan melihat siswa kita malah asyik ngobrol sendiri, ngambar-ngambar gak penting, atau bahkan enak-enakan tidur saat kita capek-capek njelasin materi. Sebagai manusia biasa, kita pasti langsung ketiban paket “jengkel plus marah” saat menerima kejadian tersebut. Jengkel boleh sih asal jangan langsung lempar penghapus aja. hehehe.

Ingat! Tiada asap tanpa api. Siswa kita berulah seperti itu mungkin saja karena kita kurang dapat menguasai kelas dengan baik. Nah disini saya akan berbagi ilmu yang saya dapat ketika mengikuti kemah bahasa Inggris dengan beberapa guru luar negeri sepekan yang lalu. Kurang lebihnya adalah sebagai berikut.

Budaya orang barat ketika mereka berbicara, mereka akan selalu melihat mata orang yang diajak bicara. Mereka menganggap bahwa melihat mata saat bicara berarti menghargai orang yang sedang berbicara. Oleh karena itu, mustahil ketika kita berbicara dengan orang barat, kita dapat melakukan hal-hal lainnya. Apalagi kalau kita bicara sambil main hape, dijamin mereka bakal merasa tidak dihargai dan Anda pun akan ditinggal pergi. hehehe.

Bagusnya, orang barat juga melakukan budaya yang sama ketika mereka mengajar di kelas. Disana, guru akan memastikan semua siswanya melihat mata guru mereka ketika guru sedang berbicara/menjelaskan sesuatu. Dalam hal ini, biasanya mereka akan berkata: “One, Two, Three! Eyes on me!” sebelum mereka mulai berbicara.

Nah ini dia yang akan saya sampaikan. Saya sudah mempraktikannya, dan hasilnya …. SEMPURNA! Tidak ada siswa yang main hape, tidak ada yang tidur, dan tidak ada yang ngobrol sendiri. KOK BISA???? Baik inilah penjelasannya.

  1. Pada awal semester/tahun ajaran, kita harus membuat perjanjian bahwa pada saat guru menerangkan semua siswa harus melihat (menujukan mata mereka) ke arah guru yang sedang berbicara. Jelaskan juga bahwa Indikasi siswa “memperhatikan” adalah “menujukan mata mereka” (hanya pada guru yang sedang berbicara). Katakan pada mereka: “Jika kamu tidak memberikan pandangan mata kepada saya berarti kamu tidak sedang memperhatikan saya. Oleh karena itu, tujukan mata kalian ketika saya berbicara.”
  2. Setiap kali akan berbicara/menjelaskan, mulailah dengan berkata Stop talking, Stop Writing, Put your pen, and look at me! artinya (berhenti bicara, menulis, letakkan penmu, dan lihat saya.)
  3. Dengan intruksi di atas, kita akan membuat siswa kita tidak bisa bicara dengan temannya karena mata mereka (Baca:perhatian mereka) hanya tertuju pada kita sehingga mereka tidak punya kesempatan untuk ngrobrol dengan temannya. Ingat! Siswa bicara dengan temannya diawali dengan saling melihat, kalau tidak ada yang menegur pastinya mereka akan melanjutkannya dengan berbicara. Jelas kan?
  4. Dengan instruksi nomor satu, kita juga akan membuat anak tidak bisa tidur atau main hape karena mata mereka tertuju pada kita. Ingat! siswa tidur karena mereka mendapat kesempatan untuk menutup mata. Iya kan?
  5. Perlu diingat! Jika ada siswa yang mulai tidak memberikan mata kepada kita, kita harus segera mengingatkan siswa tersebut untuk kembali melihat kita. Sebut namanya dengan baik dan ingatkan untuk menujukan mata mereka lagi.
  6. Catatan: jika Anda memberi catatan untuk ditulis saat Anda sedang menjelaskan, berikan waktu beberapa saat untuk siswa mencatat setelah Anda selesai berbicara. Jangan biasakan siswa menulis saat Anda berbicara karena itu memberikan kesempatan mereka mengerjakan hal yang tidak ada hubungannya dengan belajar.

Selamat mencoba….Semoga bermanfaat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s