English Games

I got these games from Roberta when having English Camp.

  1. Spying –> the teacher finds something inside classroom. The students are asking by giving yes or no question. The students need to ask by giving full question. After getting the answer from the teacher. Students are trying to guess what the thing is spied.
  2. Matching Up –> the students work in pair. One of them draws a picture on a plain paper. Then he asks another student to draw the picture as same as possible by saying all the clues such as: on the upper right corner, there is a sun; on the middle of the page, there is a sticky person; etc.
  3. Finding the differences and similarities –> the students work in pair. The teacher gives two same pictures with 5 different points. One tells another about the picture conversely. They talk whether they have similarities or differences. For example: Student A: in my picture, on the upper right corner, there is a cloud. Student B: in my picture there is a sun hiding behind the cloud.
  4. Think-Pair-Share –> Teacher gives a topic i.e Travelling. Students work in pair. Student A asks student B “what place will they visit?”, then asking why, then ask student B to describe the place. Student B writes what he gets. Then student B tells everybody in the class about what student B’s favorite place to travel.

Merokok? No!

Dua hari yang lalu, saya mengikuti kemah Bahasa Inggris. Saya bertemu seorang warga Korea berwarga negara Amerika. Ada hal berharga yang dapat saya ambil ketika berbicara dengannya.

Dia sudah hidup di Indonesia sekitar 15 tahun. Orang ini sangat prihatin dengan jumlah perokok di Indonesia. Dia juga sangat menyayangkan bahwa siswa-siswa SMP juga banyak yang sudah mulai merokok.

Dia membaritahukan beberapa poin sebagai berikut. Banyak orang yang merokok menghabiskan kurang lebih 1 bungkus tiap hari. Jika dirupiahkan mereka telah menghabiskan Rp. 10.000 setiap hari. Sehingga setiap bulan mereka telah menghabiskan uang kurang lebih Rp. 300.000,- / bulan. Angka yang lebih tinggi dibandingkan biaya beli beras, ataupun biaya sekolah. 

Coba kita lihat, kebanyakan perokok adalah pekerja pabrik. Dia mempunyai gaji Rp. 1.500.000,-. Rp. 300.000,- dihabiskan percuma dan yang sebenarnya banyak orang yang bisa bidup tanpa Rokok. Sehingga seperlima uangnya habis sia-sia.

Jika saya korelasikan dengan pengalaman yang pernah saya alami. Banyak orang yang sampai menjual rumah dan tanah karena salah satu anggota keluarganya masuk rumah sakit dan berhutang sampai puluhan juta rupiah. Dan ironisnya mereka tetap saja merokok. 

Saran saya bagi perokok. Berhentilah merokok! Gunakan uang rokok anda untuk mendaftar asuransi kesehatan sehingga Anda tidak perlu menjual rumah Anda ketika keluarga Anda sakit. Gunakan uang itu untuk biaya sekolah anak atau les anak Anda, Atau gunakan untuk investasi yang lebih bermanfaat.

Semoga bermanfaat. Saya tida merokok, dab saya BAHAGIA.